Di sebelah luar kamu tampaknya benar…., tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan… Matius 23:28
Matius 23:1-36
Manusia dengan kepriadian ganda, atau dalam bahasa popular di sebut schizophrenia sudah sering kita dengar. Tapi bagaimana dengan manusia dengan kepribadian majemuk? Dalam buku yang berjudul The Mind of Billy Milligan, kisah nyata dari seorang Billy yang teperangkap dalam 1 jiwa 23 kepribadian! Kadangkala ia bisa menjadi lelaki dewasa, tetapi kadangkala kepribadiannya bisa berubah menjadi seorang wanita, bahkan bisa memiliki kepribadian seperti bocah usia 3 tahun. Dengan kepribadian majemuk itu ian menjadi seorang lesbian, pemerkosa, pelaku criminal dan melakukan kebiasaan menimpang lainnya. Meski kita bukan pengidap penyakit kejiwaan ini, sejujurnya kita memiliki banyak kepribadian, yang satu sama lain bahakan saling bertentangan. Dalam bahasa rohani, kepribadian majemuk ini bisa di terjemahkan dalam satu kata saja, kemunafikan! Berkumpul dengan para rohaniawan atau di lingkungan gereja, maka kepribadian kita menjadi rohani, namun di pihak lain kalau kita berkumpul dengan orang dunia, maka kepribadian kita langsung berubah seratus delapa puluh derajat, sehingga kita benar-benar mirip dengan orang dunia. Di depan pacar atau istri kita bisa menjadi pribadi yang setia, tapi di balik itu kita menyimpan perselingkuhan. Dihadapan anak-anak kita bisa menjadi orang tua yang baik, tapi tanpa sepengetahuan mereka sebenarnya kita juga bobrok. Di hadapan atasan kita bisa bermanis muka, tapi di belakangnya kita sudah merencanakan tusukan demi tusukan. Mulut kita berkata haleluya, tapi hati kita mengumpat. Sungguh kepribadian kita sebenarnya susah ditebak, karena kita memiliki banyak topeng kepribadian! Tahukah anda bahwa kerohanian dengan kepribadian majemuk seperti ini sangat dibenci Tuhan? Tuhan ingin kita jujur dan apa adanya. Kalau memang kita bobrok, lebih baik kita terlihat bobrok. Bukanlah pertobatan akan lebih mudah dilakukan orang yang jujur denga dirinya sendiri? Menutup dosa aka kelemahan diri dengan banyak topeng hanya akan membuat kita selalu mengeraskan hati dan tak pernah mengalami pertobatan. Apakah kita memiliki kepribadian yang utuh ( integritas) ataukah sebaliknya kita memiliki kepribadian mejemuk?. ( SR-Kwik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar