KItab ini dibuka dengan daftar silsilah Yesus Kristus. Memang silsilah ini bukan sesuatu yg asing lagi bagi pendengar dan pembaca pada waktu itu karena mereka adalah orang Yahudi yg mempunyai pengetahuan yg oc tentang kisah dalam PL
Matius memulai dengan menyatakan bahwa Yesus adalah anak Daud, anak Abraham dan sekaligus mengingatkan mereka pada janji Allah kepada Daud.
Matius tidak hanya mengembalikan memori pembacanya tentang janji Allah pada Daud dimana Mesias lahir di dalam garis keturunannya tetapi juga mengingatkan pada hampir seluruh perjalanan kehidupan orang Israel pada waktu itu, baik yg sebelum Daud maupun yg sesudahnya dengan berbagai macam peristiwa yg menyertainya (memang ga dijelaskan langsung dalam silsilah apa aja peristiwa yg terjadi, tapi biasanya ketika kita menyebutkan nama pasti akan terbayang kejadian apa yg berhubungan dengan nama itu)
a) Disebutkannya wanita dalam silsilah
setau saya pada waktu/jaman itu wanita adalah no 2 dan tidak masuk dalam silsilah pada umumnya tetapi dalam silsilah Tuhan Yesus ada menyebutkan beberapa wanita. bukan hanya wanita biasa tetapi ada juga wanita yg "luar biasa" dan ada yg bisa dianggap tidak layak untuk masuk dalam silsilah Mesias.
1. Rut, dia adalah menantu dari Naomi dan dia adalah orang Moab dan ada yg mengatakan bahwa kemungkinan dia adalah mantan dari wanita yg bertugas dikuil untuk mempersemahkan anak2 sebagai persembahan kepada dewa. tetapi dengan iman dan penyataannya yg luar biasa diapun Tuhan pakai
2. Istri Uria (bersyeba), disini jelas menunjukkan kesalahan yg dilakukan Daud kepada Tuhan dan Uria. Pada bagian ini tidak dikatakan istri Daud tetapi Istri Uria.
3. Tamar, menantu dari Yehuda yg Yehuda sangka seorang perempuan sundal dan akhirnya melahirkan anak bagi Yehuda
4. Rahab, perempuan sunda yg menyembunyikan pengintai dari Israel sewaktu mereka melihat2 kota yerikho
b) Dimasukkannya raja2 yg kejam
dalam silsilah ini juga ada raja2 yg kejam dan yg dikatakan Alkitab dengan "tidak melakukan apa yg benar dimata Allah" atau "melakukan yg jahat di mata TUHAN". seperti raja Yoram, Ahas, Manasye, Amon, Yekhonya. jujur waktu membaca ini terbersit di kepala mengapa Tuhan membiarkan mereka melakukan itu (walaupun Tuhan juga memberikan hukuman pada mereka) dan mengapa mereka tidak dibunuh dan dilenyapkan saja dari dunia ini supaya tidak ada mereka yg membawa pengaruh yg buruk kepada rakyatnya dan membawa dosa masuk lebih dalam dan lenyap seperti bangsa2 yg tidak taat..dan ketika kurenungkan aku menjadi mengerti saat membaca 2 Tawarikh 21:7. Semua ini Tuhan buat bukan untuk menunjukkan betapa lemahnya manusia tetapi lebih kearah betapa besarnya kasih Allah dan kesetiaan Allah pada janjiNya pada umat, Dia tidak pernah berubah, karena itu seharusnyalah kita menaruh percaya dan berharap penuh padaNya karena apa yg Dia janjikan tidak akan pernah diingkari apalagi dilupakan walaupun dihadapkan pada ketidaksetiaan dan kejahatan manusia.
C) disana disebutkan juga pembuangan ke babel
Setiap orang pasti tidak ingin untuk mengingat kenangan buruk bahkan yg pahit dalam hidupnya, sebisa mungkin semua itu terhapus dari semua memori kita. tetapi dalam silsilah ini mereka diingatkan kembali pada kenangan pahit yg dialami oleh nenek moyang mereka yaitu "Pembuanga ke Babel" suatu kenangan yg sangat perih dimana mereka dari orang merdeka menjadi budak dan tawanan dan mereka juga melihat kehancuran dari Bait Allah,kota Yerusalem dan mereka yg tidak tertawan yg ditinggal disana menjadi sangat derita karena adanya kemiskinan dan berbagai penjarahan yg dilakukan oleh daerah2 sekitarnya, kesedihan, ketakutan, trauma semua mungkin masih segar diingatkan pada mereka, tetapi dari sanalah Tuhan memurnikan kemabali umatNya dan disana juga mereka mulai kembali pada Allah kerinduan mereka untuk menyembah dan beribadah pada Allah muncul walaupun dalam lingkungan yg penuh dengan penyembahan berhala sehingga muncullah sinagoge.
disini aku merenungkan bahwa silsilah Yesus Kristus yg diceritakan oleh Matius tidak hanya menunjukkan dan memberitakan siapakah Yesus itu dengan menyatakan Yesus adalah Mesias yg dijanjikan Allah kepada umatNya dan yg dijanjikan lahir dari keturunan Daud, tetapi juga mengingatkan kepada orang2 pada waktu itu setiap kejadian yg telah terlewati dalam perjalanan kehidupan mereka. diatas semuanya itu tidak ada yg bisa menghalangi Allah untuk menunjukkan, menyatakan dan menggenapi janji dan kasih setianya, walaupun diselingin dengan kejatuhan dan ketidaktaatan manusia.
Kasih dan janji Allah tidak terhalangi oleh kejatuhan dan ketidak setiaan manusia
dan janji Allah walau seakan "tertunda" dengan waktu yg begitu lama (dari kejatuhan manusia di taman eden sampai pada Kristus lahir) tapi sebenarnya Tuhan tidak melupakannya dan tidak menundanya tetapi menggenapkan pada waktunya
untukku hari ini:
aku mau percaya sepenuhnya pada janji Allah walaupun terasa tak tampak tapi aku yakin tak pernah terlupakan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar