dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.” (Filipi 4:9)
Sepanjang manusia hidup dalam dunia, ada banyak hal yang harus dipikirkan. Beberapa waktu terakhir, manusia terfokus memikirkan kenaikan harga emas, minyak tanah dan gas LPG yang jarang ada di pasaran. Bahkan, persoalan Timur Tengah sering menjadi pemikiran kita, masyarakat yang tinggal di Indonesia. Maka dapat disimpulkan bahwa, pikiran merupakan karunia Tuhan yang tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu, namun pikiran masih dapat dikontrol oleh manusia itu sendiri.
Ketika Rasul Paulus berada di penjara, ia menulis surat kepada jemaat Tuhan di Filipi. Melalui suratnya itu, ia menceritakan keadaan dirinya yang menderita, namun ia tetap bersukacita. Bagaimana dengan kita? Tekanan dan penderitaan dapat membuat kita kehilangan sukacita. Siapa yang tidak sedih apabila ditinggal oleh orang yang kita kasihi? Atau, Siapa yang tidak susah saat pekerjaan dan usaha menurun atau bangkrut? Namun, apabila seseorang dapat mengatur dan mengarahkan pemikirannya dari hal-hal lahiriah kepada hal-hal yang rohani, maka ia akan memperoleh penghiburan dan kekuatan yang membawa sukacita sorgawi memenuhi hidupnya. Kata Paulus, “Jadi akhirnya,” menunjuk pada suatu kesimpulan yang penting dari seluruh nasihatnya yang harus diperhatikan oleh jemaat Filipi. Paulus memerintahkan mereka untuk lebih memikirkan kesimpulan itu. Lalu, apa yang harus kita pikirkan? Pikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang murni, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan yang patut di puji.
Apabila hari ini kita sedang dibingungkan dengan pikiran-pikiran yang membebani kita, marilah kita mengambil waktu sejenak untuk mulai memikirkan hal-hal rohani, baik yang berhubungan dengan hidup kita sendiri, maupun sesama kita yang berada di sekitar kita. Mulailah merenungkan firman Tuhan dan berserahlah kepada tuntunan Tuhan dengan memakai pikiran sesuai kebenaran-Nya.
Jagailah pikiran Anda dengan memikirkan kebenaran firman Tuhan untuk menuntun Anda dalam berbagai persoalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar